. | Tisu Kado
Efek Blog

Rabu, 23 April 2014

Profil Diri Leli Nur Hidayati

,
   
Leli Nur Hidayati
   Pada hari Senin, 06 Maret 1995 lahirlah seorang malaikat kecil yang melengkapi kehidupan sepasang suami istri Bapak Rouf Mubasir & Ibu Daryati. Malaikat kecil itu adalah seorang malaikat yang telah mereka tunggu-tunggu kelahirannya hingga berada di bumi ini. Senyum bahagiapun menghiasi raut muka mereka. Malaikat kecil itu lahir dengan sehat walafiat tanpa kurang suatu apapun, lahir dengan suara tangis yang kencang yang membuat siapapun yang mendengar tersenyum lega.
        Sejak kecil malaikat kecil itu dibesarkan dengan kasih sayang bahkan sampai sekarangpun malaikat kecil itu selalu diberi kasih sayang yang luar biasa oleh kedua orang tuanya, sehingga malaikat kecil itu dapat tumbuh menjadi seorang gadis yang mandiri. Kedua orangtuanya sangatlah percaya pada malaikat kecilnya karena mereka yakin malaikat kecilnya tidak akan mengecewakannya.
        Sewaktu kecil malaikat kecilnya di sekolahkan di TK Pertiwi Bandingan selama 2 tahun, lalu berlanjut ke Sekolah Dasar SD N 1 Bandingan selama 6 tahun, Kemudian selama 3 tahun di MTS Al-Ma'arif Rakit, kemudian malaikat kecil itu  memilih sebuah sekolah yang bisa melatih keterampilannya dalam bidang komputer selama 3 tahun ia bersekolah di SMKN 2 Bawang yang merupakan salah satu sekolah favorit di Kabupatennya Banjarnegara. Tidak hanya itu kemudian dengan bangga dan penuh perjuangan kedua orangtua malaikat kecil itu melanjutkan pendidikan malaikatnya ke Perguruan Tinggi di Kota Pelajar yaitu Universitas Teknologi Yogyakarta.
        Tak terasa waktu berjalan dengan cepat tanpa disadari malaikat kecil ini tumbuh menjadi seorang remaja dewasa. Malaikat kecil itu sangatlah sayang kepada kedua orangtuanya karena menurut dia hanya kedua orangtuanyalah yang dianggap sebagai Super Hero dalam segala hal. Dan tanpa disadari ternyata malaikat kecil itu adalah saya. Saya Leli Nur Hidayati.


                                                                                                              Thanks Mom & Dad :*

»»  READMORE...

Jumat, 18 April 2014

Tersesat namun Nikmat

,
Parangtritis Leli Nur hidayati
          Setelah melewati hari-hari yang penuh dengan perjuangan akhirnya tibalah saatnya untuk mengakhirinya, Ujian Tengah Semester telah selesai. Untuk merefresh otak yang telah terforsir selama dua minggu saya dan teman-teman memutuskan untuk berlibur sejenak memanjakan mata dan paru-paru dengan mendatangi salah satu pantai yang ada di Jogja yaitu pantai Parangtritis.
         Rencana awalnya berniat untuk mengunjungi pantai-pantai yang ada di Gunung Kidul seharian full namun karena kita tidak mau menunggu lama sampai besok akhirnya dalam waktu yang tidak banyak karena sudah menjelang sore, kami memutuskan untuk pergi kepantai terdekat yaitu Parangtritis.
         Karena terlalu semangatnya saya dan teman saya terpisah dengan rombongan dan lebih parahnya lagi diantara kami tidak ada yang tahu jalan menuju pantai maklum orang pendatang hehe. Beginilah kronologisnya, sebenarnya pada saat dijalan rombongan berhenti sejenak untuk mengisi bensin dan ada satu teman yang standby di pinggir jalan, namun karena dipikiran saya didepan rombongan telah melanjutkan perjalanan akhirnya saya tetap mengejar ketertinggalan saya dengan rombongan.
Paris Leli Nur Hidayati    Entah apa yang saya kejar sampai lama dan sudah terlalu jauh saya tidak bisa mengejar jejak rombongan saat itulah saya tersadar bahwa saya dan teman yang saya boncengi tersesat. Kemudian saya menyuruh teman saya sebut saja ecky untuk menanyakan kesalah satu rombongan dan ternyata pada saat itu rombongan belum jalan dan masih menunggu kami, terus dari tadi saya ngejar-ngejar apaan ?? #tepak _jidat..
         
Setelah mengetahui kami tersesat kami putuskan untuk memutar balik, namun naasnya karena itulah yang membuat kami semakin tersesat. Untungnya ada banyak Polisi yang sedang berpatroli, berani tidak berani kami harus berani bertanya karena ada patah mengatakan malu bertanya sesat di jogjahehe, sebenarnya bukan sekedar bertanya namun ada udang di balik batu ada modus tertentu, Polisinnya terlalu gagah dan ganteng hehe.
          Setelah mendengarkan penjelasan dari Bapak Polisi ternyata kami terlalu jauh dan bahkan menjauh dari Pantai bahkan jalan yang kami ambil tadi terlalu fatal bukannya mendekat pantai tapi menjauh dan menjauh dari pantai. Setelah itu kami pun berjalan sesuai yang diarahkan oleh BapaK Polisi tersebut, setelah sekian lama akhirnya kami bertemu dengan rombongan dan kembali melanjutkan perjalanan.
          akhirnya sampai tujuan dengan selamat Parangtritis I'm coming. Semua rasa bercampur menjadi satu capek, hawatir, dan bingungpun berhasil terobati dengan menikmati indahnya pantai Parangtritis.

        





»»  READMORE...

Puisi Untuk Ayah

,
Ayah …

Beribu cinta tlah kau berikan

Beribu kasih tlah kau curahkan

Hanya untuk anakmu ini


Ayah ..

Betapa mulianya hatimu

Kau korbankan semuanya hanya untuk anakmu ini

Kau rela membanting tulang hanya untuk anakmu ini

Ayah..


Disetiap tetes keringatmu

Diderai lelah nafasmu

Dipenuhi kasih sayang yang sunggu luar biasa

Ayah..


Kalau boleh aku meminta

Tetaplah berada disampingku yah

Selamanya…




»»  READMORE...

Sahabat Misterius

,
          Tak ada kata lain yang lebih indah dari kata sahabat. Yappss sahabat, sahabat yang selalu mewarnai hari-hariku. Sahabat yang selalu menguatkanku disaat aku rapuh. Sahabat yang selalu ada disaat tawa dan sedihku. Sahabat, kaulah sahabatku Andry Darvid Mirhardie.

Aku tak tahu bagaimana caranya untuk menceritakan tentangmu?  Bagaimana caranya agar aku bisa menjelaskan tentangmu? Bagaimana caranya agar aku bisa memperkenalkanmu pada sahabat-sahabatku ? karna aku sendiri belum pernah melihatmu.

Aneh rasanya kita belum pernah bertemu tapi kita bisa sedekat ini dan kaupun menyebut kita sebagai sahabat. Andai saja dulu kita kuliah disatu Universitas, pasti diantara kita tak akan ada sebuah tanda tanya besar yang selalu mengganjal di hati ini. Maafkan aku, karna aku tidak jadi satu Universitas denganmu dan bahkan jarak yang jauhpun belum dapat mempertemukan kita.

Andai kau tahu sahabatku, hatiku hancur berkeping-keping saat aku mendengar keputusan dari keluarga besarku ternyata mereka tidak mengijinkanku untuk berkuliah di Ibu Kota. Padahal  12 jam lagi kita bisa bertemu namun kejadian yang tidak mengenakan itu pun menghalangi langkahku untuk datang ke Universitas itu bahkan menghalangiku untuk bertemu denganmu.

Betapapun hancurnya hatiku tak dapatku banyangkan kembali karna terlalu dalam dan terlalu sakit  untukku ingat. Bidikmisi, SBMPTN, SPMU UNNES, dan yang terakhir dari usahaku untuk mendapatkan beasiswa adalah Beasiswa 100% Universitas Esa Unggul di Kebon Jeruk Jakarta. Beberapa kegagalan telahku lalui dari Bidikmisi, SBMPTN,dan SPMU UNNES namun tak meruntuhkan ku untuk mencari dan mencari beasiswa, setelah aku mencari dan akupun berhasil mendapatkan beasiswa itu di Universitas Esa Unggul dengan jurusan yang aku minati dan itu adalah hobiku sekaligus jurusan yang akan mengantarkanku pada cita-citaku TI, yah Teknologi informatika sesuai jurusanku saat aku SMK.

Air mataku pun tak terbendung lagi. Sore hari seharusnya aku sudah pergi ke Ibu Kota, semua barang-barang bahkan trevel pun sudah siap menanti ,namun apa dayaku kepergianku tiba-tiba terhalang keluarga besarku. Ayah Ibu kalian orangtuaku kenapa kalian tak sanggup bembelaku? Kenapa kalian lebih mendengarkan mereka? Aku ini anak kalian. Tapi ya sudahlah. Keesokan harinya aku diantar ke Jogja lebih tepatnya ke Universitas Teknologi Yogyakarta karna ternyata aku mendapatkan undangan dari universitas itu.

Setelah sampai ke Jogja keesokan harinya kuliah perdana di Jombor Kampus Utama UTY. Dan hari itu juga seharusnya, aku juga kuliah perdana ESQ di Universitas Esa Unggul. Remuk dan hancur hatiku tak lagiku rasa karna rasaku telah mati olehnya. Di kerumunan banyak orang sedang tertawa tanpa aku sadari aku telah meneteskan air mata. Setelahku tersadar air mataku telah menetes, seorang MC saat acara kuliah perdana di Jombor menyuruh seseorang untuk maju kedepan tanpa berpikir panjang aku langsung berlari menuju panggung dan dapatlah sebuah kado dari UTY.

Saat itu aku berani dan aku yakin kalau inilah jalan yang terbaik, jalan yang ditunjukan Alloh dan jalan yang Ia ridhoi Adalah Universitas Teknologi Yogyakarta. Aku bisa bertahan dan aku yakin karena kau sahabatku, Andry Darvid Mirhardie selaluku ingat dan takkan aku lupakan saat kau mengatakan

”kamu mau gak jadi sahabat aku?” dan aku pun menjawab iyah aku mau.

“kalau kamu mau jadi sahabat aku ada syaratnya, syaratnya kamu harus kuat lely . Kamu harus tetap bisa membuat orangtuamu bangga. Kamu harus baik-baik disana.”

 Sejenak ku merenung, merenungi semuanya aku harus bisa dan harus dapat menunjukan kalau aku adalah anak terbaik untuk orangtuaku. Dan aku harus bisa menunjukan pada keluarga besarku, dimanapun aku berada aku akan tetap menjadi emas. Sekali emas akan tetap menjadi emas.


Sejak itupun aku berjanji pada sahabatku kalau aku akan tetap menjadi emas dimanapun aku berada. Walaupun kita berbeda Universitas namun tujuan kita tetap sama, menggapai cita-cita menjadi orang sukses dan dapat membahagiakan kedua orangtua. Aku bersyukur dan sangat bersyukur dapat bertemu sahabat-sahabat baru di UTY. Walaupun aku di UTY belum mendapatkan beasiswa karna harus menunggu semester 3baru bisa mengajukan, namun tak mengalahkanku untuk tetap mengejar beasiswa mengingat aku bukanlah berasal dari keluarga yang mampu. Aku harus tetap bisa berkuliah dan harus bisa mengubah kehidupan keluargaku nantinya.  Universitas Teknologi Yogyakarta The Better Choice:).


»»  READMORE...

Cerpen Dikejar Deadline

,
Dikejar Deadline
Dead,dead apa yang line? DeadlineJ . Yah hampir semua orang di dunia ini lebih takut di kejar deadline dari pada dikejar anjing. Sebab kalau dikejar anjing pastinya kita kadang-kadang masih bisa menghindar  hmm bagi yang beruntung sii hehehe J, namun jika dikejar deadline kita tidak bisa menghindar. Bisa atau tidak harus tetap bisa dan harus selesai tepat waktu, yah tepat waktu -_-. Coba ajah saya bisa memilih pasti aku akan memilih dikejar anjing dari pada dikejar deadline #tepak_jidat.

Hari Jum’at, 21 Februari 2014 saya dikasih tugas oleh salah satu dosen Fakultas Pendidikan, dimana tugas itu harus selesai hari Senin,24 Februari 2014. Waw amazinge dan tugas itu adalah membuat foto menjadi sebuah video. Awalnya si pesimis dalam waktu yang begitu meped alias kejepit bin terlalu tergesa-gesa, coba ajah jauh-jauh hari kan enak -_-. Tapi mau bagaimana lagi bisa gak bisa, jadi gak jadi harus jadi :’(.

Hari pertama digunakan untuk memilih foto dari 3 prodi yaitu prodi Bimbingan & Konseling, Pendidikan Teknologi Informatika, dan Pendidikan Bahasa Inggris. Hari pertama Alhamdulillah masih bisa bernapas lega dan masih bisa makan enak.

Hari kedua digunakan untuk membuat sebuah konsep, yah dimana konsep itu harus dipikirkan dengan matang agar nantinya video itu bisa mengena dan tepat sasaran J.  Beberapa kali sempat berganti konsep namun pada akhirnya terpilihlah sebuah konsep yang menurut kami adalah konsep yang terbaik. Owh iya dalam pembuatan video ini saya di bantu oleh teman saya dari Pendidikan Teknologi Informatika yaitu Munarti, Agnis Nur Septena, dan Ulfa. Di hari ke dua ini Munarti menginap di kost saya. Kita lembur sampai jam 2 hanya untuk memikirkan sebuah konsep dan mencari aplikasi yang enak dipakai untuk mengedit foto dan video.
 Dikejar Deadline

Hari ketiga adalah hari-hari yang mencengkram tidurpun tak bisa, makan pun tak enak -_-. Yah bagaimana bisa tenang video masih belum jadi dan bayang-bayang harus lembur dan tak tidur pun berkelebat datang dalam pikiran. Dan ternyata film satu pun terjadi pada film kedua akhirnya kami pun lembur dari pagi sampai pagi lagi bahkan untuk tidur pun kami mencuri-curi disela-sela waktu yang senggang misal menunggu hasil download dan lai-lain. Owh iya hampir lupa video ini akan digunakan dalam sarasehan yang akan dilaksanakan hari Senin,24 Februari 2014.

Sebenarnya si sudah ada Gani yang membikin video tapi tidak apalah kami melanjutkan membuat vidionya karena kita sama-sama dikejar deadline takut diantara kita ada yang belum jadi istilahnya buat cadangan gitu hehe J. Semoga diacara Sarasehan sukses dan lancar sesuai dengan harapan amin. Inilah segelintir cerita tentang dikejar deadline.

»»  READMORE...

Cerpen Kejutan Dihari Valentine

,
            Hampir semua orang di dunia ini tahu apa itu valentine, yappss valentine adalah hari kasih sayang. Entah bagaimana asal-muasal ceritanya kenapa valentine itu dinamakan sebagai hari kasih sayang. Padahal menurutku tiada hari tanpa kasih sayang -_- alias setiap hari itu ya, hari yang penuh akan kasih sayang, entah kasih seorang Ibu, Ayah, kakek nenek, sang pacar bagi yang punya pacar, sahabat-sahabat, dosen-dosen, tidak ketinggalan Ibu kost juga J dan orang-orang yang ada disekeliling kita.
Hari valentine tahun ini sangatlah berbeda dengan hari valentine tahun-tahun sebelumnya. Valentine tahun ini sangatlah special karena semua orang yang ada di Jogja, Jawa Tengah, dan terutama di Jawa Timur mendapatkan kado yang sama dan anehnya lagi membuat warga Indonesia dari Sabang sampai Merauke terkejut. Kado apakah itu? Berwarna abu-abu, seperti pasir, bahkan seperti salju, menghiasi atap rumah dan tanah, dan bisakah ditebak apakah itu? Abu vulkanik, iya abu vulkanik.
Pada hari Jum’at,13 februari 2014 pukul 22.50 WIB warga Jogja dibuat geger oleh suara gemuruh dan suara letusan. Namun, kegelisahan warga akhirnya reda setelah mengetahui bahwa suara itu adalah suara dari Gunung Kelud. Setelah mengetahui berita itu tentunya warga Jogja bersyukur namun, prihatin juga karena membayangkan banyak warga yang bermukim di dekat Gunung Kelud.

 Doa-doa pun tercurahkan untuk memohon keselamatan bagi warga-warga yang ada di sana, mengingat warga Jogja pun sebenarnya masih terbanyang-banyang akan kejadian beberapa tahun yang lalu, dimana Gunung Merapi  meletus dan banyak memakan korban. Namun yang lalu biarlah berlalu dan biarlah menjadi sebuah masalalu.
Jujur si, awalnya tidak percaya bahwa suara itu adalah suara gemuruh dari Gunung Kelud namun percaya tidak percaya itulah faktanya, memang suara itu adalah suara gemuruh dari Gunung Kelud. Setelah suara gemuruh itu sudah tidak terdengar lagi, barulah saya tidur.
Keesokan harinya, saya terngangah dan terkejut, salju-salju menghiasi atap dan halaman rumah. Wow luar biasa, keindahannya sangat memukau. Namun, setelah saya hampiri ternyata bukanlah salju melainkan abu vuklanik letusan Gunung kelud semalam. Kekagumanku berubah seketika menjadi sebuah kesedihan dan kepanikan tersendiri memikirkan saudara-saudara kita yang ada disana.
Ya Alloh mengapa kau menurunkan bencana dihari kasih sayang? Apakah mungkin ini pertanda bahwa kita tidak boleh merayakannya?. Pertanyaan-pertanyaan konyol pun masih ada dibenak saya. Tadi malam saya berdoa berharap mendapatkan coklat, namun mengapa Kau memberiku abu ? -_-. Katanya hari Valentine, kenapa abunya warnanya tetep abu-abu? Kenapa warnanya bukan pink? Katanya Valentine identik warna pink arrrhhh #tepak_jidat.
»»  READMORE...

Cerpen Dibalik Senyuman

,
        Saat masih duduk di bangku Sekolah Dasar hal-hal yang paling ditunggu-tunggu adalah bel istirahat, ya bel istirahat tet tet tet seperti suara panggilan dari surga hehehe. Bermain dengan teman-teman saat itu sangatlah membahagiakan apalagi saat makanbekal dari rumah tentunya masakan Ibu dong .
Lanjut di Sekolah Menengah Tingkat Pertama hal yang paling ditunggu-tunggu adalah jam kosong (pelajaran kosong) tak dapat di pungkiri saat itu pelajaran kosonglah yang sangat di tunggu-tunggu apalagi ada acara hajatan salah satu Guru, pulang lebih awal .
Sedangkan saat berada di Sekolah Menengah Atas hal yang paling di tunggu-tunggu adalah bel pulang sekolah te ro re ro re ro reng tere roreng tere roreng. Walaupun hampir tidak pernah pulang tepat waktu seperti yang lain karena punya banyak kegiatan di sekolah tapi tak tau mengapa rasanya dengar suara seperti itu juga tetep ajah seneng hehe J. Banyak hal yang terlalu indah untuk dikenang saat masa-masa Putih Abu-abu, sekolah pun menjadi rumah keduaku. Banyak organisasi menambah wawasan, teman dan tentunya pengalamanJ.
Seiring berjalannya waktu dan seiring bertambahnya usia, bangku kuliahpun didepan mata. Hal yang paling menyenangkan dan pa to the ling “paling” membahagiakan  dibangku kuliah adalah  dapat IP / IPK diatas 3,5 serasa terlepas dari jeratan harimau, lepas dari tangan penculik, dan terlepas dari jurang yang suram serasa senang dan lega rasanya. Kemudian saat pertama masuk kuliah setelah libur panjang, Oleh-oleh pun membanjiri kelasku, kelas BK dan wabah bahagia dan kenyangpun melanda.
Namun ada satu hal yang paling sering ditunggu-tunggu yaitu hari jum’at, saatnya untuk pulang kampung eeeng iii eeeng tanpa harus menunggu libur panjang, walaupun hanya 2 setengah hari dan 2 malam di rumah, serasa terbang diatas awan didamping para bidadari-bidadari surga dan hujan coklat silver Quin J tapi sayang saat terbang di atas awan tertabrak pesawat Garuda Indonesia dan terjatuhlah karna bidadari-bidadari lebih memilih menolong pesawat Garuda Indonesia dibanding aku     -_-  dan tersadarlah diriku bahwa semua hanyalah imajinasiku.
Masa muda adalah masa paling bahagia. Namun, realitas terlalu kejam bahkan terlalu  kuat. Aku bahkan tak mampu untuk bermimpi. Terkadang berpikir masa depan hanya akan meneteskan air mata bahkan lebih dari itu. Ayah Ibu, dapatkah? Dapatkah aku membahagiakan kalian seperti kalian membahagiakan aku? Ayah Ibu, dapatkah aku menjadi seperti yang kalian minta? Ayah ibu, dapatkah aku merubah kondisi kita sekarang ? “Ayah Ibu, uangku habis” dan kata itu suatu saat nanti akan aku ganti dengan  “Ayah Ibu, uangnya sudah aku transfer”. Bersabar dan bertahanlah demi anakmu ini. Aku yakin semua akan indah pada waktunya. Kita bisa melewati ini bersama-sama.
»»  READMORE...
 

Tisu Kado Copyright © 2011 | Template design by O Pregador | Powered by Blogger Templates